

080
Suripto Harsah ( 1951 )
01
Hujan Di Pagi Hari
***************************************************************************************************************************
Hujan di pagi hari mengheningkan sepi
Hendak kutulis surat kepadanya
Sosok bayang terlena dari lampu dan mentari
Detik-detik yang surut ke jamnya
Oh, pedih sekali; menyaksikan seluruh peristiwa
Dengan mata terkatup. Dan wajah merekah
Darah menyimbah sekujur tubuh
Dan engkau yang asyik menyanyi
Menyanyilah! semerdu ombak-ombak di dada kita
Yang memecah putih-putih pada karang
Dan menenggelamkan seluruh kenangan mutlak ke dasar
segara
Wahai! Perahu yang masih tinggal di pelabuhan
Engkau pun akan tenggelam pula nanti
Maka bersiap-siaplah; tenggelam!
Suripto
Harsah (1951)
[Back]
[Soneta Nusantara]
-
[Nusantara Sonnets]

Air Minum_C O L D A_ Air Minum